Large Rainbow Pointer

Selasa, 31 Mei 2011

Halo teman. Sekarang ini aku lagi ngenet di perpustakaan sekolah, wifian. Stop. Sebelum menuduhku macam-macam mengapa aku bisa asyik bersurfing-ria di sini sementara teman-temanku sibuk berjelajah ria di hutan (k-e-m-a-h), biarkan aku meluruskan apa yang sedang kukerjakan di sini.

Sekarang ini saya sedang BELAJAR. Lebih tepatnya MENCOBA BELAJAR.



Yah berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa, Alhamdulillah saya lolos suatu ajang perlombaan tingkat kota dan sekarang sedang berjuang menghadapi provinsi. Seharusnya, dan kata seharusnya ini seharusnya aku (??) capslock, underline, bold, italic, arial bold, 72, ada pembinaan kota yang direncanakan tanggal 30 Mei - 1 Juni, bertepatan pas dengan kemahku. Karena itu aku diizinkan untuk tidak ikut kemah, padahal ya aku belum pernah ikut kemah sekolah sejak SD. Tapi takdir berkata lain. Pembinaan itu ditunda. Haha.

Makanya aku buka blog. Harusnya ini belajar sendiri, dibantu dengan anak-anak Kebumian yang dalam kasusnya malah lebih jago materi astro ketimbang aku haha (maluu). Tapi ya aku bingung, ga tau apa yang harus kulakukan dengan angka-angka maha itu. Aku sangat butuh guru sekarang. Harusnya aku memanfaatkan keringanan luar bisa dari sekolah ini (baca: ga ikut kemah) dengan sebaik mungkin,. Maafkan aku. Jadi sebaiknya aku tutup laptopku ini dan mulai belajar kembali. Wish me luck!

Kamis, 26 Mei 2011

Aku Takut... Pada Waktu yang Berjalan

Apa yang paling aku takuti saat ini? Apakah yang paling membuatku bergidik dan gemetar, menahan nafas dan suaraku?

Waktu yang berjalan.

Aku takut pada kehebatan Sang Waktu, yang kecepatannya membuatku merinding. Aku diam waktu akan melaluiku dengan angkuhnya, aku berjalan waktu menari dengan riangnya, aku berlari sampai tersandung waktu tertawa-tawa bahagia.

Seberapa kuat aku berusaha, aku tak bisa melawan waktu. Ya, kulihat kalender beberapa bulan lalu dan berucap dengan santainya, ah masih lama... Sebuah karma menyepelekan kekuasaan waktu, yang menohokku, meyadarkanku, sepelan apapun Ia berjalan, waktu pasti akan datang tanpa ampunan.

Ya waktu itu cuma jarum jam yang bergerak dengan lambat, sangat lambat. Tapi walau lambat... Ia berjalan pasti, menjalankan titah Tuhan sebaik mungkin, terus berputar maju. Tak sekedar berhenti ketika baterai habis, waktu akan terus berjalan.. entah sampai kapan.

Dan waktu pula, yang perlahan mengikis bebatuan menjadi pasir, mengubah laut menjadi gunung, dan begitu pula aku ditunjukkan perkasanya waktu.

Seperti waktu... yang mengikisku perlahan, menjadikanku sosok yang tak kukenali lagi. Waktu yang merubahku sedemikian rupa, membuatku terjatuh dan tak bisa berkata apa-apa lagi.

Aku, menjadi sosok asing yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Ah bukan, bukan, INI BUKAN AKU!!!

Dan seiring jarum jam yang bergerak dengan santainya, memburuku dan mengejekku, aku menyandarkan diri pada realita. Akankah waktu bisa berjalan mundur... impianku sedari dulu? Ah ya benda yang paling kuinginkan saat ini, mesin waktu. Karena aku merindukan masa lalu. Di tempat itu. Pada saat itu. Tertawa dan menangis tak sendirian. Panik gelisah gembira riang. Dan melihatnya pula. Yang senyumnya sembuhkan gundah yang melanda. Yang tak perlu kata namun membuatku melayang. sosok yang kurindu tanpa alasan. Serta matahari sore yang hanya ada di tempat itu indahnya, bersama dengan ucapan 'sampai jumpa besok' di tempat yang sama. Diiringi angin lembut menerpa wajah, dan aliran emosi yang kunikmati.

Serta satu hal. Aku yang dulu. Yang bebas. Seperti kupu-kupu lepas dari kepompongnya. Yang berekspresi sesuka hati. Mengungkapkan apa yang dirasakan tanpa batas. Berbicara ria apa saja yang ingin dibicarakan tanpa takut beda paham. Menari-nari tanpa takut dibilang aneh. Pergi saat ingin pulang saat bosan. Tak perlu cemas pada hal yang tak perlu. Hidup simpel yang menenangkan.

Aku ingin kembali...

Tapi waktu tidak akan pernah berjalan mundur... Waktu yang berjalan maju, semakin menjauhiku dari masa lalu, yang semakin menjauhiku pula dari aku yang dulu. Aku yang seharusnya itu aku. Waktu yang mengikisku, menjadikanku rapuh, dan terjatuh sendirian. Sepi. Kosong.

Aku takut. Pada waktu yang berjalan.

Selasa, 17 Mei 2011

Ada Cinta - Acha Septriasa feat Irwansyah

Lagu zaman kapan ini, orang sekarang Irwansyahnya udah nikah sama orang lain wkwkwk. Walau liriknya mellow tapi ga ada salahnya juga dimasukin playlist. Haha iya ga *lirik Mbak Dewa dan @rizkyifandriani* #peace

ucapkanlah kasih satu kata yg ku nantikan
sebab ku tak mampu membaca matamu
mendengar bisikmu

nyanyikanlah kasih senandung kata hatimu
sebab ku tak sanggup mengartikan getar ini
sebab ku meragu pada dirimu

mengapa berat ungkapkan cinta
padahal ia ada
dalam rinai hujan
dalam terang bulan
juga dalam sedu sedan

mengapa sulit mengaku cinta
padahal ia terasa
dalam rindu dendam
hening malam
cinta terasa ada

nyanyikanlah kasih senandung kata hatimu
sebab ku tak sanggup mengartikan getar ini
sebab ku meragu pada dirimu

mengapa berat ungkapkan cinta
padahal ia ada
dalam rinai hujan
dalam terang bulan
juga dalam sedu sedan

mengapa sulit mengaku cinta
padahal ia terasa
dalam rindu dendam
hening malam
cinta terasa ada

Say No to GALAU with PHOTOBOX

me and @kazurozen

Minggu, 15 Mei 2011

I Wanna Close My Twitter Account, but...

Yeah udah lama aku mikir soal ini. Menutup Twitterku. Tentu saja alasannya bukan karena bosan. Sekarang aja aku udah mulai kena twit addict. Dan alasan itu juga yang menahan alasanku yang lain untuk menutup akunku.

Kalau ditanya kenapa sih, awalnya aku mikir aja kata seseorang yang sudah duluan nutup twitternya. Katanya udah ga sehat lagi gara-gara twitter dia jadi ngikutin masalah orang lain. Awalnya ga sengaja cuma lihat dari TL (Timeline)nya, tapi lama-lama malah ketagihan ngikutin cerita orang tersebut.Ya kalo pikiran awalku sih itu resikonya, kalau nulis masalah di twitter kan otomatis bakal keliatan sama followersnya di TL.

Awal-awal kan aku bikin Twitter cuma buat formalitas aja, biar kalau ditanya jawab punya dan bisa dipajang di Facebook. Pas masih sepi-sepinya aku suka 'nyampah' alias nulis hal-hal ga penting di twitter. kalau Facebook nulis status setiap dua menit sekali kan alay, terus juga bisa ketauan keluargaku juga (--"). Jadi Twitter berasa kayak tong sampah ide, pikiran, dan curahan hatiku (wessss). Maka dari itu twitterku sengaja tak buat sepi, cuma follow koran majalah ama seleb, dan males follow orang lain walau itu aku kenal. Ya bukan karena aku sombong juga. Aku bikin Twitter cuma buat nambah info.

Tapi begitu Twitter lagi maha booming-boomingnya, dalam artian sekarang, mulai banyak temen-temenku yang follow aku dan minta difollow back. Artinya? Haduh ya ga bisa sembarangan juga tweetnya sekarang. Dan beneran terjadi. Pas aku lagi nulis 'something' aku disangka macam-macam sampai harus kukonfirmasi ralat haduh. Mulai sekarang aku tambah fungsi twitter: alat komunikasi publik.

Eh bukan berarti aku ga suka difollow lho. Kalau minta follow back bakal aku follow kok :)

But my story above wasn't my reason why I wanna close my account.

Semua berawal dari (ehem bahasanya) seorang temenku yang follow aku dan aku follow back. Awalnya ga ada masalah sama sekali. Terus aku baru nyadar ini anak rajin banget ngetweet, dan isinya cuma ngobrol-ngobrol gitu sama temennya. Rajiin banget, sampai tweets lain di TLku kegusur dengan cepatnya. Dan puncaknya semua TLku isinya dia! Eww...

Karena fungsi Twitterku saat itu cuma buat cari info, aku ngerasa kesal juga. Emang sih hak orang untuk ngetweet, tapi kalau terus-terusan sampai ganggu TL orang ga baik juga kan... Ya udah aku unfollow dia walau ga enak juga. Kesannya jahat ya, habis gimana lagi. Dan ujung-ujungnya aku juga diunfollow. Ya padahal temen. Dan sekarang hubungan komunikasiku sama temenku bener-bener putus, padahal aku ga ada niat buat remove dia dari friend-list-on-real-life ku. Hmm resikonya juga ya tapi. Ya kalau punya twitter dan mau ngobrol sama temen boleh sih, tapi jangan segitunya juga ya. Kasihan uda punya followers banyak tapi keganggu gara-gara TL disesaki.

Nah trus aku mulai ati-ati sama Twitter, mikir kalau mau follow orang, dan syukurlah aku ga nemu yang kayak di atas tadi. Bahkan temenku yang apa-apa ngomongin twitter juga masih 'menghormati' TL.

Glek tapi ya aku ketemu lagi sama orang yang menuh-menuhin TL!

Tapi ga bisa sembarangan aku unfollow lagi, karena kok rasanya kalau aku unfollow dia kayak bener-bener coret dari pertemanan gitu sih. Tapi kalau aku tetep follow TLku bakalan penuh... Hah bimbang juga. Dan karena alasan ini aku pengen banget nutup Twitterku. Aku mau pakai Twitterku sebijak mungkin, tapi juga ga mau ngerusak relasiku sama orang hanya karena follow-unfollow. Mending aku tutup kan daripada emosi terus hanya karena TL disesaki satu orang? Lagian dari situ kesannya aku sombong banget. Hah serba salah...

Tapi seperti yang aku jelaskan di atas aku kena twit addict. Infonya update terus, aku jadi tahu banyak hal baru. Jadi ga ketinggalan zamanlah. Seneng banget aku, apalagi dari Twitter aku dapet info pertama kali kalau musisi favoritku, Adam Young (Owl City) bakalan LIVE CONCERT di Jakarta 28 Oktober 2011!! Oh mom please let me in....

Yah balik ke Twitter. Sekarang aku belajar aja kalo pake twitter juga ada batasannya. Emang hakmu buat nulis apapun sebanyak 140 karakter. Tapi kalau bersifat pribadi mending lewat e-mail atau sms, atau di diary aja. Trus menjalin komunikasi emang penting, tapi kalau di Twitter mending sewajarnya jangan kalap mention. Biar ga ganggu TL orang, toh pakai aplikasi chatting gitu juga seru kok. Trus kao ngetweet tiap detik juga ga enak, terutama buat flooding atau 'nyampah-tanpa-diolah'. Ga enak juga itu, kalau emang mau nyampah sepuasmu mending bikin twitter yang sepi haha. Nyampah boleh kok, cuma 'diolah' dulu aja, ga keseringan dan kata-katanya ga bikin melotot orang.

Yah intinya, mari kita bijaksana memanfaatkan kecanggihan teknologi zaman sekarang #wise .

Life is Not Over Just Because You Wear White-Shirt-Gray-Skirt

Hmmm bentar lagi semesteran ya? Artinya sudah hampir setahun aku menjalani masa SMA ini. Antara takjub dan tidak merasa kalau aku bisa melewatinya dengan nyaris selamat.

Masih ingat post sebelumku yang satu semester anak SMA sudah banyak kejadian? Well ya kalau satu tahun banyak juga lah. Cuma kalau semester satu banyak capek karena fisik, semester dua ini rasanya jauh lebih berat ke psikis.

Ya tapi ga sampai aku harus konsul ke psikolog sih -_____________-

Kalo boleh jujur memang ada masalah emosi antara aku sama beberapa yang aku ga bisa cerita ke siapapun. Bukan apa-apa sih, tapi memang ada beberapa hal yang lebih baik kita diam kan? Walau ada keinginan kuat buat ngomong tapi ya ga bisa juga. Bukan karena aku ga siap tapi aku tahu mereka ga akan siap buat dengernya. Lebih baik tahun pertama sekolah dijalani dengan aman damai sentosa ya. Hmm berarti ini kelewat frontal ya tulis di blog haha. Abaikan saja.


Trus masalah pelajaran juga masih jadi topik sensitif untukku. Kalau aku perhatikan nilaiku turun. Dan aku udah ngerasa down banget. Apalagi saat pemilihan jurusan. Katanya sih aku cocoknya di IPA, tapi nilai IPAku di bawah IPS gitu... Jadi ngerasa bimbang juga. Emang sih katanya bagusan nilai mana itu ga menjamin bakat penjurusan, tapi dari nilai juga kan bakal ditentukan masuk jurusan mana.


Ya, selain itu aura kompetisi di kelas juga mulai terasa. Pertama dari pelajaran, memang ga semua anak sih tapi mulai ada perbedaan yang kerasa banget dari semester satu. Yang kelihatannya cuek gitu mulai serius ngejar materi. Ya bagus sih... Cuma kaget aja. Eksis ga eksisnya juga uda mulai keliatan, kompetisi untuk menjadi yang paling diakui. Kalau aku liat sih gitu. Tapi itu sama sekali bukan masalah, wajar kan? Remaja selalu ingin diakui di kelompoknya. Bukan masalah juga sih buatku.

Trus yang bikin agak gondok juga masalah LOVE LIFE. Wussss.... Haha, temen-temenku udah mulai cerita aku suka ini aku gebet ini aku smsan sama ini aku bingung karenanya hubungan kita apa sih dsbdsbdsb. Sekedar moodbooster juga ada. Bukan iri pengen pacaran juga, cuma rasanya aku ga normal, beda sendiri -________- Haha kayak aku ini cewek kasihan yang kesepian ya, ya bukan gitu juga maksudku. Haduh jadi bingung juga, saat semua temenku suka sama ini itu aku masih aja suka sama Batman dan Sesshomaru haha --" #garing

Haha dan sekarang lagi musim galau! Serius beneran deh, wabah galau menjangkit banyak lapisan siswa, dengan alasannya yang bermacam-macam juga. Hmm ya bisa dikatakan aku juga lagi galau sih, walau ga parah dan alasannya ga elit banget, BANYAK TUGAS ULANGAN DAN MAU KEMAH! Hueh -_____-

Ya bagaimanapun juga hidup ga berhenti di SMA, jadi harus tetep kuat. Mau tugasnya seabrek juga tetep harus dikerjakan, sekalipun itu hanya sebuah formalitas belaka haha. Kalau sekiranya ada yang punya konflik batin juga seperti saya mari kita saling berbagi. Adanya teman senasib bisa meringankan beban lho hehe.

Selasa, 10 Mei 2011

Pawitikra Revoultion #2


Just come and enjoy it! Nice job to all crew, hope it will be success too like the first show :) . Insya Allah I will come too :D . Hmm yeah I know May is sooooo busy... But for my beloved Junior High School? Haha :D
Sunday, May 15 2011 start from 10 am @ SMP Negeri 5 Yogyakarta. Guest star? D'cinnamons! And you just need pay the entry ticket IDR 5000 (or just 3000) to watch them!!!!
So, rock it guys!!!!!!!!

Happy Birthday!

Hi, I got a bit stress now. But however I'm okay, well it's not important anyway. And I would like to share this photo for you!



Happy Birthday Mr. Aloysius Raharja!!!!

Hope this sweet cake from PLUFFY could give you sweet moment too, of course with us :)

Senin, 02 Mei 2011

Happy May 2!!!

Tugas, ulangan, ekskul, event. Belum masalah sama kakak kelas sama ini-itu-blabla-bleble.

Rasanya capek. Malas. Bodo'.

Sampai bosen sekolah.

Tapi...

Seberat apapun problem anak SMA sekarang...

Tetep ga boleh malas sekolah...

Harus bersyukur karena kita masih bisa mengenyam pendidikan lebih lanjut, bukannya jadi TKI di Arab atau dikawinin sama juragan kampung...

Lebih beruntung lagi kalau sekolahnya masih sanggup dibayarin orangtua, ga harus kita yang banting tulang cari biaya sekolah sendiri....

Dan masih baik lagi, sekolah di tempat yang layak, guru-guru yang berkompeten dan fasilitas yang menunjang...

Hidup ga berhenti di SMA kawan...

Selamat Hari Pendidikan Nasional!

Semoga pendidikan di negeri ini terus membaik sehingga semua anak bisa menjadi generasi yang mampu memajukan bangsa... Amin.