Large Rainbow Pointer

Sabtu, 07 Juli 2012

One Last Cry

My shattered dreams and broken heart
Are mending on the shelf
I saw you holding hands
Standing close to someone else
Now I sit all alone
Wishing all my feeling was gone
I gave my best to you
Nothing for me to do
But have one last cry


Chorus:
One last cry
Before I leave it all behind
I've gotta put you out of my mind this time
Stop living a lie
I guess I'm down to my last cry

cry...
I was here you were there
Guess we never could agree
While the sun shines on you
I need some love to rain on me
Still I sit all alone
Wishing all my feeling was gone
Gotta get over you
Nothing for me to do
But have one last cry


Chorus:
One last cry
Before I leave it all behind
I've gotta put you out of my mind this time
Stop living a lie
I guess I'm down to one last cry


I know I gotta be strong
But 'round me life goes on and on and on and on


I'm gonna dry my eyes
Right after I get my one last cry


Chorus:
One last cry
Before I leave it all behind
I've gotta put you out of my mind for the very last time
Stop living a lie
I guess I'm down to my last cry

Jumat, 18 Mei 2012

Tragedi Restoran Jepang

Saat ini kami sekeluarga sedang dalam kondisi 'beli makan di luar rumah'. Kalau tidak ya terjebak dengan makanan kalengan dan tinggal goreng. Malam ini adikku meminta nasi goreng. Sementara aku yang dari kemarin overdosis cabe menolak.

Akhirnya aku disuruh beli makan sendiri di luar. Dengan kondisi perut yang kebanyakan cabe ini, menu yang kupilih adalah: ayam goreng. Krispi. Di luar langit sudah menyala-nyala karena kilat. Firasat buruk. Tapi aku tetap mengendarai motorku dengan santai.

Senin, 30 April 2012

Menunggu hanya meninggalkan debu

Apa yang harus dibicarakan lagi?
Tidak ada. Nyatanya semua topik telah berlalu, enggan.
Apa yang harus dibahas lagi?
Kalau semua sudah jelas. Benar adanya di depan mataku.

Jadi, apalagi? Kenapa aku masih begini. Sejak awal aku sudah tahu. Tapi aku tidak mampu mencegahnya, paling tidak membendungnya. Keyakinan yang membunuhku.

Serentak.
Hanya menyisakan detak.

Sial. Menunggu hanya meninggalkan debu.

Meninggalkan asa, yang kini bersamanya.

Jumat, 27 April 2012

Aku Ingin Jujur

Bukan aku tidak ingin cerita padamu kawan... Serius. Bisa saja sekarang aku SMS nomormu dan 'tumpah'kan semua seperti biasanya. Tapi selalu semua itu berakhir dengan bungkam.

Sama sekali bukan karena aku tidak percaya.

Tapi aku bisa menebak reaksimu. Pandanganmu. Tindakanmu.

Lebih baik seperti ini. Sekalipun keinginanku untuk jujur sudah menggantung di lidah.

Minggu, 22 April 2012

B

Dalam suatu waktu, aku terlibat dalam satu dialog

O (orang): eh tau ga?
A (aku): apa?
O: si X tadi sms aku lima kali dan telepon 37 detik... Seneng banget walau ini ngomongin masalah kerjaan...
A: hwakakakakakakaaaaaaaaa
...
A: (terpaku)

Hai, O, asal kamu tahu. Aku pun pernah berada di posisi itu. Ga peduli acaranya serempong apapun, aku juga senang saat hapeku bergetar menampilkan nama, eh, sebut saja itu, B. Klasik, konyol, dirasakan jutaan manusia se dunia. Bagaimana hal yang menguntungkan pihak operator seluler itu bisa bikin seseorang menahan jerit kegirangan.

Sial. Memang. Itu cerita zaman kapan. Saat kukira aku sudah ga bakal ngerasain hal remeh begituan sejak lulus SMP, ternyata di kelas dua ini... Mellow. Drama. Lebay. Apaan sih. Konyol. Bikin males. But B, you were damn success make me mad.


Saat itu playlistku penuh lagu-lagu macam Tiba-tiba cinta datang kepadaku, Kuharap dia rasakan yang sama (Maudy Ayunda_-_Tiba-tiba Cinta Datang Kepadaku)... Atau baby cause i dont need anything else but your love (Glee_-_As Long As You're There), What started out as friendship has grown stronger I only wish I had the strength to let it show (Chicago_-_Can't Fight This Feeling Anymore)

ABG labil banget ga sih. Percaya awalnya aku kira itu histeria sesaat. Sesuatu ga penting dan akan lewat seiring waktu. Merde!!!



I don't want this moment, to ever end, Where everything's nothing, without you. (Sum41_-_With Me).