Large Rainbow Pointer

Jumat, 16 Desember 2011

Anak SMA Masuk Bonbin

Selamat datang, ini adalah 7 hari penantian. Untuk satu carik kertas. Yang terpena angka-angka, tak diharap namun dicari. Tak mau tahu namun mendebarkan.

Lupakan. Ini minggu yang sibuk. Namun apa yang lebih baik dari bersantai ria setelah semesteran. Walhasil walau banyak acara menghadang serta hal-hal tak terduga lainnya, aku dan temenku Mifta berhasil mencuri satu waktu untuk main.

Kemana? Salah satu dan satu-satunya tempat main dekat sekolahku: Gembiraloka.

Ini tapir. Bukan babi. Sekali lagi, ini namanya tapir.


Disambut para kodok

Si Mifta kangen masa kecil

Mifta terakhir ke sana SD, sementara aku TK. Dan kembali saat sudah SMA. Walau tak banyak pengunjung (maklum jam kerja), tapi banyak anak-anak kecil yang main ke sana saat itu. Dan kita, anak SMA berpakaian putih-abu-abu yang disangka bolos --"

Ikan... lupa namanya
Pengetahuan nama binatang bener-bener harus diuji di sini. Ga bisa bedain siamang saama gorila, kijang sama rusa, sampai paling parah tapir sama babi --"

Beruang madu paling manja. Beneran, dia itu berdiri-diri, muter-muter,  sambil angguk-angguk  kepala. Kayaknya laper soalnya mulutnya buka tutup gitu.

Aku naik kapal
So sweet...

Selasa, 13 Desember 2011

131211

Hai. Kembali lagi bertemu tanggal yang spesial :) .

Apa hari ini juga spesial?

Mungkin lebih tepat disebut aneh, karena itulah yang kurasakan seharian sampai pulang.

Berasa beberapa hal unexpected. Seperti berenang dalam sungai, mengikuti arusnya, berharap kita akan sampai ke laut dengan tenang. Tapi yang ada sungai bercabang-cabang, dengan arusnya yang berbeda-beda, pemandangan sekitar yang berubah-ubah, sampai akhirnya menuju laut yang berbeda dengan harapan.

Tapi anehnya laut tersebut terasa lebih menyenangkan. Rasanya gelisah lenyap, walau sekarang aku punya banyak alasan untuk itu. Tenang, meskipun sekeliling ribut. Damai, yang anehnya kurasakan ketika aku ingin melemparimu dengan sepatu.

Yah dasar bodoh, bisa-bisanya aku menuju laut yang seperti itu. Yang benar-benar tak sesuai harapan, yang awalnya aku ingin berontak keluar darinya. Namun laut dengan segala dayanya, mampu merilekskan otot-otot emosiku, membasuhku, menuntunku dengan caranya sendiri.

Laut itu, yang bodohnya, kutemukan di matamu.

Minggu, 11 Desember 2011

Even I'm a Duck


My second art. Attention, they're not swans, nor a butterfly. They're ducks.

Tell about a girl and a man who each love others, but fate said it cannot be true.
So they pray to God, let our love blooming even not here.
So they are changed into a pair of ducks, in other world, and spend all day with their love.
Without boundaries anymore.

Sabtu, 10 Desember 2011

Pecah

Kenapa itu penting bagiku? Aku sudah kehilangan banyak dari diriku, sehingga nyaris tak bisa kukenali lagi. Ini masih dimensi yang sama, tapi jiwaku telah terpecah. 

Belah.

Takkan mampu menjadi utuh lagi, sekalipun perekat terbaik bersatu.

Takkan pernah menjadi sama, lagipun dilebur dan dibentuk ulang.

Lebih dari hal-hal yang direnggut dariku satu setengah tahun ini, aku lebih merindukan diriku. Jiwaku yang utuh. Ragaku yang bebas tanpa ikatan.

Bukan karena narsisme, atau egoku.

Karena bahkan segala hal yang tetap adapun, tak ada rasanya seperti dahulu.

Kehilangan diri sendiri itu... Sakit tanpa bekas. Ia ada, dalam dirimu, tapi kau tak bisa menggapainya.

Kini aku adalah aku yang terbentuk oleh keadaaan. Dipaksa. Ditundukkan. Dipecut senyum. Ditampar tawa. Dibenci kasih. Diludah peduli.

Dan yang paling buruk, dibohongi hati.

Elemen yang terjujur pun saling mengingkar. Berperang, menebas pedang, untuk mendapatkan kebohongan lainnya. Bertempur, berebut harta, yang bernama palsu.

Posisiku hanya penonton, awalnya, karena kini seenaknya diseret untuk terlibat.

Terpaksa membawa senjata dalam diriku yang hancur ini, diperintah layaknya budak kapal, dipukuli, didorong maju. Melawan segala harapan yang kucintai demi pinta kasar mereka. Berkata aku pengkhianat karena tak mau mengkhianati hal yang kudamba.

Keterlaluan! Hanya karena aku sudah pecah remuk begini, bukan berarti kau sekalian bisa menghinaku!

Bahkan vas indah yang pecah pun sanggup melukai dengan pedihnya.

Pecahan yang terserak pun bisa menjadi senjata, yang akan melumpuhkan dayamu.

Kenapa itu penting? Karena muakku mengakar menembus kalbu, menunggu saatnya tiba.
Untuk aku, DAN KAU.

Jumat, 09 Desember 2011

Randomious...

I should not believe in you. But it too late, too far. I am involved now, on your blaze. There’s no time to regret it all, but thou…

Not forbidden. But it's erroneous. Because you will realize nothing.
Why can't we be ourselves like we were yesterday (Bizzare Love Triangle)
Heinous is lie to itself. Pretend all is over but inside it knows all just starting.
When you've been asked a question to lot person, but you can not find the answer, it's time to you ask yourself. If you still not find the answer, maybe you were not allowed to know it at that time.
And I'm getting closer than I ever thought I might (Can't Fight This Feeling Anymore)
You will never know what thing that is true, before you know what wrong is.
Do you think what I believe now is something wrong? I tried to ask it by myself, I know something was changed, not like the past time. Is it a best choose, or just unnecessary thing, or the bad is shattered feeling?
Or is just a stupid decision?

Sabtu, 03 Desember 2011

Angel Pieters feat Yovie W. - Kunang Kunang

saat malam sungguh sepi
ku terduduk angan melayang
andai saja yang dia rasa
sama dengan yang ku rasakan

aku takut sungguh takut
ini hanya gr-ku saja

kunang-kunang tolong aku
tolong jaga pujaan hati
yang kini entah dimana
aku merindu padanya

setiap pagi kau menyapa
dan tersenyum di pintu kelas
dan sesaat dunia ini
oh terasa begitu indah

aku takut aku ragu
adakah aku yang di hatinya

kunang-kunang tolong aku
tolong jaga pujaan hati
yang kini entah dimana
aku merindu padanya

(kunang-kunang tolong aku
kunang-kunang jagalah dia)
oh betapa indahnya
jika jadian dengannya

kunang-kunang tolong aku
tolong jaga pujaan hati
yang kini entah dimana
aku merindu padanya

(kunang-kunang tolong jagalah dia)
yang kini entah dimana
aku merindu padanya

What a teen song!
But it seems I'm not a teen at all...

Download Lagunya